Posted by: sampe | August 6, 2008

Dana Lu Blessing (2) : Aroma Tuhan

Ayat bacaan: Kejadian 28:16
======================
“Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: “Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya.”

dalam pelukan TuhanJika kemarin kita telah melihat mukjizat luar biasa dari Allah yang penuh kasih turun atas Dana Lu Blessing, dimana diluar ekspektasi logika medis ternyata Dana tumbuh sehat dan diberkati, hari ini saya ingin membagikan kelanjutan kisah Dana, ketika dia berusia 5 tahun. Pada suatu hari Dana tengah duduk di pangkuan ibunya. Keduanya tengah melihat kakak Dana, Dustin, yang sedang main baseball. Di tengah obrolan santai bersama ibunya, Dana tiba-tiba terdiam. Dana lalu meletakkan kedua tangannya ke dada, seperti sedang memeluk. Dia bertanya pada ibunya,”ibu, bisa mencium sesuatu tidak?” Si ibu melihat ke langit yang tampaknya mulai mendung dan akan hujan, angin yang mulai bertiup lebih kencang, lalu menjawab: “ya, tampaknya bakal hujan. Seperti bau hujan.” Dana menggelengkan kepalanya lalu menepuk pundak ibunya. “Tidak, tidak… ini seperti aroma Tuhan. Ini aroma yang tercium ketika aku berada dalam pelukanNya.” Menangislah sang ibu. Ketika 2 bulan pertama mereka belum bisa memeluk Dana, ternyata Dana tetap berada dalam pelukan Allah yang penuh kasih. Ketika sistem saraf dan kulit Dana belum memungkinkan untuk menerima sentuhan dan belaian, tangan Tuhan ternyata memeluk dan melindungi Dana tanpa henti. Tuhan terus memeluk Dana, sampai-sampai Dana bisa mengenal aroma Tuhan dengan sangat baik.

Ketika kita ada dalam kesesakan, mungkin mudah bagi kita untuk berteriak “dimanakah Tuhan, pedulikah Engkau pada diriku dan masalahku?” Seringkali dalam timbunan masalah yang menenggelamkan, kita sulit untuk merasakan kehadiran Tuhan. Tuhan adalah Allah yang setia sampai selama-lamanya, Dia tidak pernah meninggalkan kita. Lihatlah betapa indahnya kisah di atas, bagaimana Tuhan memeluk Dana melewati masa-masa sulitnya. Orang tuanya tidak bisa melihat hal tersebut dengan kasat mata, dokter dan perawat tidak bisa melihatnya, tapi sungguh Tuhan ada bersama Dana. Kita bisa belajar lewat iman Diana dan David, orang tua Dana yang tidak pernah putus pengharapan dan percaya bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil. Ingatlah bahwa melalui Kristus, Allah telah melengkapi anak-anakNya, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan diri kita untuk menghadapi masa sulit (1 Petrus 5:10). Doa yang disertai iman, dengan iman yang mungkin hanya sebesar biji sesawi sekalipun, punya kuasa dahsyat.

Hadapilah segala sesuatu dengan iman teguh dan penuh pengharapan, jangan pernah patah semangat dan putus asa, karena meskipun tidak terlihat, Tuhan selalu ada bersama anda untuk membantu anda melewati setiap permasalahan.

Meski tidak terlihat atau mungkin sulit dirasakan, percayalah Tuhan selalu ada beserta kita

****Sumber : Renungan Harian Online****


Responses

  1. So Beautiful


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: